Monday, May 16, 2022

Virtual Lab Gerak Parabola

Petunjuk Penggunaan Virtual Lab
1. Perhatikan Virtual Lab berikut! 








2. Klik "Lab" untuk mencoba percobaan Gerak Parabola. 









3. Tunggu sessat akan muncul tampilan seperti 

.

 

Friday, February 25, 2022

Video HAKEKAT FISIKA X

Hakekat Fisika

Part 1

Sains adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari gejala alam melalui pengamatan, eksperimen, dan analisis. Sains pada hakikatnya merupakan sebuah kumpulan pengetahuan (“a body of knowledge”), cara atau jalan berpikir (“a way of thinking”), dan cara untuk penyelidikan (“a way of investigating”)”. Istilah lain yang juga digunakan untuk menyatakan hakekat IPA adalah IPA sebagai produk untuk pengganti pernyataan IPA sebagai sebuah kumpulan pengetahuan (“a body of knowledge”), IPA sebagai sikap untuk pengganti pernyataan IPA sebagai cara atau jalan berpikir (“a way of thinking”), dan IPA sebagai proses untuk pengganti pernyataan IPA sebagai cara untuk penyelidikan (“a way of investigating”). Karena fisika merupakan bagian dari IPA atau sains, maka sampai pada tahap ini kita dapat menyamakan persepsi bahwa hakikat fisika adalah sama dengan hakekat IPA atau sains, hakikat fisika adalah sebagai produk (“a body of knowledge”), fisika sebagai sikap (“a way of thinking”), dan fisika sebagai proses (“a way of investigating”)..

Part 2

Ruang Lingkup Fisika.

Monday, March 23, 2020

Usaha dan Energi

Pengertian Usaha

Usaha adalah metode perpindahan energi pada sistem dengan membrikan gaya pada sistem yang mengakibatkan perpindahan titik kerja.
dengan persamaan :
W=F.s
Keterangan:
  • W=usaha satuan nya(joule atau kg m2/s2)
  • F=gaya satuan nya(newton)
  • S=perpindahan satuan nya(m)

1 N=105dyne
1 m=102cm
1 Nm=107dyne cm
1 J=107erg
Nm=J
Dyne cm=erg

Usaha adalah besaran skalar yang diperoleh dari hasil kali titik antara vektor gaya F dan vektor perpindahan s
W = F. s = F.s cos
Keterangan :
W = usaha (joule )
F =gaya (N)
s = perpindahan (m)
θ = sudut antara gaya F dan perpindahan s

Energi

Energi diartikan sebagai kemampuan untuk melakukan usaha atau kerja. Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. Contoh energi : energi panas, energi kinetik ,dan energi potensial, energi listrik.
Energi potensial

yaitu energi yang dimiliki benda karena keadaaan, kedudukan atau posisinya.Dinyatakan sebagai berikut:
Ep = mgh
Keterangan:
Ep = energi potensial (joule )
m = massa benda (kg)
g = percepatan gravitasi bumi (m/s2)
h = ketinggian benda (m)

Energi kinetik

Yaitu energi yang memiliki oleh benda karena gerakannya.Rumusannya dapat dinyatakan sebagai berikut:
Ek = 1/2 mv2
Keterangan :
Ek = energy kinetik (J)
m = massa benda (kg)
v = kecepatan benda (m/s)

Energi panas

Energi yang menimbulkan perubahan suhu pada suatu benda, rumusannya sebagai berikut:
Q = m c ΔT
Q = C ΔT
Keterangan :
Q = Energi panas/kalor
m = massa benda
c = kalor jenis benda
C = kapasitas kalor benda
T = Takhir – Tawal

Energi listrik

Ditentukan melalui rumusan sebagai berikut:
W = V I t
Keterangan :
W = energy listrik (joule )
V = beda potensial listrik (volt )
I = (kuat arus listrik ( ampere)
t = selang waktu (sekon)

Hukum Kekekalan Energi Mekanik

berlaku:
EM= EM2
EK1 +Ep1 = Ek + Ep2

Daya

Daya didefinisikan sebagai usaha yang dilakukan tiap satuan waktu. Dinyatakan sebagai berikut:




Keterangan :
P = daya (watt)
W = usaha yang dilakukan
T = waktu (s)

Efisiensi atau daya guna mesin

Yaitu hasil bagi daya keluaran dengan daya masukan, dinyatakan dengan rumusan sebagai berikut:


%








Thursday, April 11, 2019

Momentum & Impuls

Momentum dan Impuls
Momentum linear





Momentum linear atau biasa disingkat momentum didefinisikan sebagai hasil kali massa dengan kecepatan.
p = m v
Keterangan : p = momentum, m = massa (kilogram), v = kecepatan (meter/sekon)
Momentum merupakan besara vektor sehingga selain mempunyai besar, momentum juga mempunyai arah. Arah momentum sama dengan arah kecepatan benda atau arah gerakan benda.
Momentum berbanding lurus dengan massa dan kecepatan. Semakin besar massa, semakin besar momentum. Demikian juga semakin besar kecepatan, semakin besar momentum. Misalnya terdapat dua mobil, sebut saja mobil A dan mobil B. Jika massa mobil A lebih besar dari massa mobil B dan kedua mobil bergerak dengan kecepatan yang sama maka mobil A mempunyai momentum lebih besar daripada mobil B. Demikian juga jika mobil A dan mobil B mempunyai mempunyai massa sama dan mobil A bergerak lebih cepat daripada mobil B maka momentum mobil A lebih besar daripada momomentum mobil B. Apabila sebuah benda bermassa tidak bergerak atau diam maka momentum benda tersebut nol.
Satuan internasional momentum adalah kilogram meter / sekon, disingkat kg m/s.
Impuls
Impuls didefinisikan sebagai hasil kali gaya atau resultan dengan gaya dengan selang waktu.
Teorema Impuls - Momentum
Teorema impuls – momentum diperoleh dengan cara menurunkan Persamaan hukum II Newton dalam bentuk momentum.
Keterangan :
Contoh soal.
1. Bola bermassa 1 kg dilempar horisontal dengan kelajuan 2 m/s. Kemudian bola dipukul searah dengan arah mula-mula. Lamanya bola bersentuhan dengan pemukul 1 milisekon dan kelajuan bola setelah meninggalkan pemukul adalah 4 m/s. Berapa besar gaya yang diberikan oleh pemukul pada bola ?
Pembahasan
Diketahui :
Arah gerakan bola sama sehingga kelajuan awal dan kelajuan akhir mempunyai tanda yang sama.
Ditanya : gaya F
Jawab :
2. Bola bermassa 1 kg dilempar horisontal ke kanan dengan kelajuan 10 m/s. Setelah dipukul, bola bergerak ke kiri dengan kelajuan 20 m/s. Tentukan besar impuls yang bekerja pada bola.
Pembahasan
Diketahui :
m = 1 kg, vo = 10 m/s, vt = -20 m/s
Arah gerakan atau arah kecepatan bola berlawanan karenanya kelajuan awal dan kelajuan akhir mempunyai tanda yang berbeda.
Ditanya : impuls (I)
Jawab :
I = m (vt – vo) = (1)(-20 – 10) = (1)(-30) = -30 kg m/s.
Tanda negatif menunjukan bahwa arah impuls sama dengan arah kelajuan akhir bola (ke kiri).

3. Seorang siswa memukul bola voli bermassa 0,1 kg yang pada mulanya diam. Tangan siswa tersebut bersentuhan dengan bola voli selama 0,01 detik. Setelah dipukul, bola voli bergerak dengan kelajuan 2 m/s. (a) Berapa besar gaya yang dikerjakan tangan siswa pada bola voli ? (b) Hukum III Newton menyatakan bahwa jika siswa mengerjakan gaya pada bola maka bola juga mengerjakan gaya pada siswa. Berapa besar gaya yang dikerjakan bola pada siswa ? (c) Jika tangan siswa bersentuhan dengan bola voli selama 0,001 sekon, berapa besar gaya yang dikerjakan bola pada tangan siswa ?
Pembahasan
Diketahui :
Ditanya : gaya F
Jawab :
(a) Gaya yang dikerjakan oleh tangan siswa pada bola jika waktu kontak 0,01 sekon
(b) Gaya yang dikerjakan oleh bola pada tangan siswa jika waktu kontak 0,01 sekon
Hukum III Newton : F aksi = – F reaksi
Besar gaya yang dikerjakan bola pada tangan siswa adalah 200 Newton.
(c) Gaya yang dikerjakan oleh bola pada tangan siswa jika waktu kontak 0,001 sekon
Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa gaya yang dikerjakan bola pada tangan siswa lebih besar ketika waktu kontak lebih singkat. Gaya yang lebih besar menyebabkan tangan siswa lebih sakit. Anda dapat membuktikan hal ini ketika bermain bola voli. Jika anda memukul bola voli yang lebih keras, waktu kontak antara tangan anda dengan bola lebih singkat dibandingkan ketika anda memukul bola yang lebih lembut. Perbedaan waktu kontak menyebabkan tangan anda terasa lebih sakit ketika memukul bola yang lebih keras.

Wednesday, April 10, 2019

Trigonometri

Trigonometri


Tabel Sin Cos Tan Sudut Istimewa

Jika penjelasan pada tabel diatas dijelaskan secara 4 kuadran maka jika digabungkan untuk anda bisa download tabel sin cos tan rumus ini di hp atau komputer kalian masing – masing maka rumusrumus.com telah menyediakannya dari hasil gabungan tabel yang dijelaskan diatas, berikut nilai lengkap dari tabel sin cos tan sudut istimewa

Dan mungkin sebatas tambahan informasi saja kepada kalian bahwa pengertian sinus (sin) didalam ilmu matematika menurut wikipedia adalah perbandingan antara sisi segitiga yang ada didepan sudut dengan sisi miring, tetapi dengan catatan bahwa segitiga tersebut adalah sebuah segitiga siku – siku ataupun salah satu sudut segitiga itu mempunyai nilai 90 derajat.

Untuk Pengertian cosinus (cos) didalam ilmu matematika menurut wikipedia adalah suatu perbandingan sisi segitiga yang terletak didalam sudut dengan sisi yang miring, dengan catatan bahwa segitiga tersebut merupakan segitiga adalah segitiga siku – siku ataupun salah satu sudut segitiga itu mempunyai nilai 90 derajat.

Sedangkan untuk pengertian tangen didalam ilmu matematika menurut wikipedia suatu perbandingan sisi segitiga yang ada didepan sudut tersebut dengan sisi segitiga yang terletak di sudut, dengan catatan bahwa segitiga tersebut merupakan segitiga adalah segitiga siku – siku ataupun salah satu sudut segitiga itu mempunyai nilai 90 derajat.

Tabel Trigonometri Untuk Seluruh Sudut

Jika tabel diatas menjelaskan cara menghitung sin cos tan dengan tabel trigonometri sudut istimewa yakni sudut sudut istimewa seperti 0°, 30°, 45°, 60°, dan 90° sehingga akan membantu kalian menghafal dengan cepat nilai sin cos tan dari tabel trigonometri diatas, maka disini akan dijelaskan secara lengkap dan detail tentang nilai sin cos tan untuk seluruh sudut mulai dari 0° sampai 360° sehingga dengan angka pada nilai dibawah ini menjadi cara cepat anda untuk menemukan nilai sin cos tan dengan tepat dan efektif.

Tabel Trigonometri Sudut 0° sampai 90°

Tabel Trigonometri Sudut 90° sampai 180°

Tabel Trigonometri Sudut 180° sampai 270°

Tabel Trigonometri Sudut 270° sampai 360°

Itulah materi tentang sin cos tan tabel yang dapat diuraikan oleh RumusRumus.com semoga kita dapat memahaminya dengan baik… semoga bermanfaat

Wednesday, December 12, 2018

21 - 30

21. Sejumlah gas daÅ‚am ruang tertutup dengan suhu 77 oc. Agar energi kinetik partikel gas daÅ‚am ruang tersebut menjadi 3 kali semula maka suhu gas harus dinaikkan menjadi...
A.      154 oc  B. 308 oc  C. 700 oc  D. 1127 oE.       1400 c

22. Persamaan gelombang berjalan dirumuskan sebagai y = 0.1 sin (40Ï€t - 4Ï€x) meter dengan t daÅ‚am sekon dan x daÅ‚am meter.
(1) frekwensi gelombang 20 HZ
(2) Panjang geJombang 2 m
(3) Cepat rambat gelombang 10 m/s
(4) Amplitudo gelombangnya 0,1 cm
pernyataan yang benar adalah...
A. 1, 2 dan3
B. 1 dan 3
C. 2 dan4
D. 4 saja
E. 1, 2, 3,dan4

23. Taraf Intensitas bunyi di titik A yang berjarak 20 m dari sumber bunyi adalah 60 dB. Jika sumberbunyi dijauhkan dari A sehingga jaraknya menjadi 200 m, maka taraf intensitas di titik A menjadi...
A.10 dB B. 20 dB c. 30 dB D. 40 dB E. 50 dB

24. Dari rangkaian seperti gambar di bawah, arus listrik yang mengalir adalah
A. 0,5 A
B. 0,6 A
C. 1,0 A
D. 1,2 A
E. 1,8 A

25. Seutas tali yang panjang, salah satu ujungnya terikat pada tiang. Tali digetarkan sehingga menimbulkan gelombang stasioner dengan terbentuk 5 gelombang penuh sepanjang 2 m. Letak perut yang ketiga dari ujung terikat adalah
A. 0,1 m
B, 0,3 m
C. 0,5 m
D. 0,6 m
E. 1,0 m

26. Untuk menentukan panjang gelombang sinar monokromatik digunakan percobaan young dengan data sebagai berikut, jarak antara kedua celahnya = 0,04 mm, jarak celah ke layar = 40 cm dan jarak antara garis gelap ke-l dengan garis gelap ke-2 pada layar = 5 cm. Panjang gelombang monokromatik tersebut adalah
A. 5,0 x 10-6 m B. 3.2 x 10-6 m C. 5,0 x 10-7 m  D. 3,2 x 10-7 m  E. 8,0 x 10-8 m

27. Penghantar berbentuk huruf U diletakkan dalam medan magnet homogen dengan induksi magnetik 2 x 10-2 wb/m2. Kawat penghantar PQ digerakkan ke kanan dengan kecepatan 20 m/s. Jika panjang kawat PQ 10 cm dan R 2 ohm maka arus yang mengalir adalah...

A. 0,01 Ampere
B. 0,02 Ampere 
C. 0,03 Ampere
D. 0,04 Ampere
E. 0,05 Ampere

28.         Kakak berdiri di samping mobil polisi yang mengeluarkan bunyi sirine dengan frekuensi 520 Hz. Sebuah mobil ambulans bergerak mendekati mobil polisi dengan kecepatan 20 m.s-l sambil mengeluarkan bunyi dengan frekuensi 480 Hz. Jika cepat rambat bunyi di udara 340 m.s-l , besar frekuensi pelayangan yang didengar oleh kakak adalah
A.    9Hz 
B. 10Hz
C.   67 Hz
D.   79Hz
E. 93 Hz

29. Pada saat partikel alfa ditembakkan kepada atom N dihasilkan reaksi sebagai berikut:

Jumlah proton pada partikel X adalah
A. 4
B. 6
C. 8
D. 9
E. 17

30.  Suatu rangkaian seri R-L-C dipasang pada .tegangan listrik bolak-balik yang tegangan efektifnya 125 V, besar tegangan efektif pada kapasitor (C) adalah....


A. 75 V  B. 100 V   C. 125 V   D. 130 V   E. 50 V



<<<<<<<<<BACK                           NEXT>>>>>>>>>>>